Pojok Bahtera


[Oleh : Mu’ammar Hamidy] Siang menjelang sore, Pak Ate kembali berada di atas sampan tuanya, sabar menunggu jaring yang dipasang sejak pagi. Sampan dia kayuh perlahan, mengitari jaring itu. Sedikit terik yang membakar kulitnya yang hitam tidak ia hiraukan. Semangat melautnya masih tinggi, meskipun hasil yang diperoleh tidak seperti ketika 40 – 50 tahun yang lalu. Sambil menunggu jaring, pikirannya terbang ke masa lalu saat...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Masyarakat Hukum Adat di Kekhalifahan Batu Songgan memiliki sebuah kebijakan adat tentang pengelolaan sungai. Sungai oleh Masyarakat Hukum Adat merupakan sebuah bagian dari perjalanan kehidupan, di sungai masyarakat bisa mendapatkan sumber protein, sebagai lalu lintas transportasi, juga sebagai simbol kebesaran adat disamping hutan (Ghimbo). Di bagian aliran sungai tertentu, Masyarakat Hukum Adat memiliki zona...

Read More

[Bagian II – habis] Saat ini petani melakukan aktivitas secara swadaya dan dengan adanya kerjasama ini sudah jelas petani diuntungkan karena otomatis mereka mendapatkan lahan garapan. Janji dari perusahaan apabila demplot ini berlangsung baik, mereka siap untuk menggelontorkan dana CSR, namun mereka ingin melihat bukti dahulu. “Karena ini secara otomatis akan memangkas birokrasi kejadian yang berlalu selama ini di...

Read More

[Bagian I] Hasil Hutan Bukan Kayu atau HHBK dapat berupa gaharu, aren, rotan, pasak bumi, bambu, jelutung, madu, dan banyak lagi. HHBK ini bisa ditemui di hutan seperti di hutan lindung dan konservasi dan boleh dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan dengan tidak merusak ekologi. Di kawasan hutan lindung dan konservasi tetap ada yang namanya HHBK karena itu merupakan habitatnya. “Ada pula HHBK yang berada di...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] – Hutan bagi masyarakat hukum adat merupakan identitas, di hutan mereka menggantungkan hidup, semua kebutuhan sandang dan pangan diperoleh dari hutan. Masyarakat hukum adat memanfaatkan dan mengelola hutan dengan bijaksana dan memegang teguh nilai-nilai budaya di kalangan masyarakat Hukum adat. Di dalam wilayah adat Kenegerian Batu Songgan terdapat SM Bukit Rimbang Bukit Baling, SM Bukit Rimbang Bukit...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] – Di Pesisir Timur Kabupaten Siak, terdapat sebuah kampung yang berada di pinggiran selat (Selat Panjang) dan memiliki sungai yang berhulu ke Danau Zamrud. Kampung ini bernama Sungai Rawa, sebuah kampung yang diliputi oleh hutan mangrove yang cukup luas. Namun, dibalik luasnya hutan mangrove, masyarakat desa menyimpan cerita sedih dan pilu, bagaimana ancaman kerusakan lingkungan menghantui mata pencaharian...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] – Saat itu siang menuju sore, matahari masih terasa terik, Rizuan, seorang pria bertubuh kurus sibuk dengan aktivitas membersihkan rumput ilalang yang tumbuh di barisan pohon nenas yang dirawatnya. Paparan sinar mentari tidak membuatnya berhenti. Baginya mengelola kebun nenas merupakan pekerjaan sampingan untuk menambah income keluarga di samping berprofesi sebagai guru. Bagi sebagian masyarakat Kampung Sungai...

Read More
Raja Hutan itu Digelari Datuak

Raja Hutan itu Digelari Datuak


Posted By on Jun 21, 2019

[Oleh : Nuskan Syarif] Kenegerian Batu Songgan adalah salah satu dari enam kenegerian di Kekhalifahan Batu Songgan dan dikenal sebagai kenegerian tertua yang menjadi pusat kekhalifahan sejak ratusan tahun yang lalu. Di bawah payung Kerajaan Gunung Sahilan, Kenegerian Batu Songgan masih memegang teguh kerapatan adat, tata guna lahan, dan adat kemanusiaan, Adat berhubungan erat dengan alam, salah satunya yang menarik adalah penghormatan...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Sungai Subayang menyimpan banyak cerita, karena terdapat bentangan 10 desa di sepanjang alirannya dan membelah 70.000 hektar kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling. Airnya sejuk dan jernih, diapit perbukitan menghijau pekat yang asri dan penuh misteri. Jika menelusuri Sungai Subayang, suasana seakan dibawa ke ruang waktu ratusan tahun yang lalu, bebas dari hiruk pikuk perkotaan dan deru teknologi. Di antara...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Kabut tebal menyelimuti puncak bukit hutan adat Imbo Kayu Agho, perlahan merambat turun ke kaki bukit dan terus bergeser menutupi permukaan sungai Subayang yang jernih dan tenang. Gemericik deras air sungai di sekitar pulau Palo Koto menambah syahdu suasana pagi, mengiringi nafas warga Kenegerian Batu Songgan yang turun mandi, mencuci, menyiapkan sampan, dan yang bersiap berangkat ke kebun karet untuk memotong....

Read More

Pagi subuh itu masih gelap, beberapa warga Kampung Muara Bungkal telah bersiap pergi untuk memotong karet. Embun pagi tebal yang menempel di dedaunan dan rumput liar tidak menyurutkan langkah mereka meskipun dingin terasa menusuk tulang. Memotong karet adalah keseharian masyarakat di kampung ini sejak dulu, meskipun saat ini harga karet lagi tidak menjanjikan. Memotong karet masih menjadi pilihan untuk menambah ekonomi keluarga,...

Read More
Budidaya Kelulut dan Tantangannya

Budidaya Kelulut dan Tantangannya


Posted By on Mar 4, 2019

[Oleh : Nuskan Syarif – Pembina Petani Budidaya Kelulut] Riau memiliki potensi madu lebah cukup penting dan besar dengan spesies beragam, mulai dari madu lebah Sialang (Apis dorsata) yang menghasilkan madu lebih banyak hingga madu lebah yang dihasilkan oleh lebah sengat terkecil (Apis cerana). Selain jenis itu, ada juga lebah tanpa sengat dan tidak ganas, saat ini dilirik sebagai potensi madu lebah yang mulai banyak digemari karena...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Sore itu, pighau robin (sampan kayu bermotor) melesak laju ke hulu seakan menantang derasnya arus Sungai Subayang, sesekali melambat mengikuti liuk gemuruh air sungai yang memercik keras, menghempas, hingga menerpa pakaian yang kami kenakan. Perjalanan terus berlanjut meskipun senja mulai beranjak turun, menyuguhkan sinar mentari yang menciptakan panorama indah di balik bukit hijau pekat yang mulai temaram....

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Deru perahu robin memecah kesunyian pagi subuh berkabut putih, lajunya ciptakan riak sungai menghempas bibir pantai. Iramanya cukup memikat hati seakan mengajak menari. Sesekali teriakan ungko terdengar menyapa keheningan kabut pagi, dan perlahan semburat merah mentari mengintip di ufuk timur, cahayanya beranjak menyinari puncak gugusan bukit hijau nan indah di Kenegerian Batu Songgan. Pagi itu, masyarakat...

Read More