Berita


RIAUONLINE, PEKANBARU – Berawal dari niat untuk memberi kepastian hukum bagi masyarakat adat Kampar. Terutama untuk mendapatkan akses pengelolaan sumber daya hutan dan menjadi solusi atas persoalan konflik tenurial yang marak terjadi di wilayah Riau, Sejumlah aktivis lingkungan terdiri atas unsur NGO seperti Bahtera Alam, AMAN Kampar, dan Pelopor, unsur Penyuluh Pertanian dan Hutan serta unsur akademisi menginisiasi sebuah tim...

Read More

Bahtera Alam, Pekanbaru – Suku Sakai merupakan salah satu kelompok Masyarakat Adat di Riau di antara banyak suku-suku lainnya yang tersebar di beberapa wilayah Bumi Lancang Kuning, seperti Suku Bonai, Akit, Anak Rawa, Suku Laut, Petalangan, Duano, Talang Mamak, dan Melayu. Suku Sakai banyak tersebar di wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, dan Rokan Hilir. Pada awalnya Suku Sakai sering disebut dengan suku terasing sebagaimana...

Read More

Pekanbaru, Cakaplah.com – Tokoh-tokoh adat Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mempercepat Surat Keputusan (SK) peta wilayah hutan adat di kampung tersebut. SK tersebut sebagai syarat usulan hutan adat Kampung Penyengat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Dimana saat ini tahapan rencana usulan hutan adat itu mandek di Pemkab Siak. “Kami...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Kerajaan Gasib dahulu berada di Hulu Sungai Jantan (Sungai Siak), Kerajaan Gasib sendiri merupakan kerajaan Hindu/Budha sebelum agama Islam masuk dan menjadi agama kerajaan. Banyak sejarah dan kisah dengan berbagai versi diceritakan oleh masyarakat Kampung Adat Gasib. Konon Kerajaan Gasib yang berdiri pada abad ke 14 dan 15 menjadi penerus Kerajaan Sriwijaya setelah runtuh pada sekitar akhir abad ke 13. Demikian...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Manabok Ikan merupakan tradisi menangkap ikan yang biasa dilakukan oleh anak-anak muda di Kekhalifahan Batu Songgan, khususnya di Kenegerian Batu Songgan. Sebagai tradisi lokal, tidak semua orang bisa melakukannya karena perlu kemampuan khusus dan kebiasaan dalam menangkap ikan berenang liar di aliran Sungai Subayang yang deras. Jenis ikan yang ditangkap adalah beberapa jenis ikan seperti Kulaghi yang terkenal...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Kekhalifahan Batu Songgan memiliki banyak tradisi yang unik dan masih berkekalan hingga saat ini, salah satunya adalah tradisi masakan tradisional. Konon siapa yang sudah pernah mencicipi masakan khas daerah ini, maka akan rindu kembali untuk mencicipinya. Salah satu masakan unik asli tradisi tempatan yang selalu menggugah selera adalah Sambal (Sambegh) Bakacau. Sambagh Bakacau adalah masakan khas masyarakat...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] Kampung Mengkapan adalah kampung tertua di wilayah Kecamatan Sungai Apit , Kabupaten Siak Provinsi Riau. Kampung ini berdiri pada tahun 1911 berkat swadaya masyarakat pada masa itu. Kampung tua ini hampir 70% tanahnya bergambut dan di atas lahan tersebut masyarakat mengelolanya menjadi kebun kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan ekonomi meskipun dalam luas lahan yang terbatas. Bapak Hasan yang ditemui Hasri dari...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Provinsi Riau merupakan pusat kebudayaan dan tradisi melayu dan di beberapa wilayahnya masih ada sejumlah suku asli atau terasing yang dikenal dengan sebutan Komunitas Adat Terpencil (KAT). Di Riau eksistensi komunitas dimaksud dikelompokkan dalam lima (5) suku yaitu Suku Sakai, Suku Talang Mamak, Suku Akit (Suku Asli Anak Rawa), Suku Laut (Duano), dan Suku Bonai yang tersebar di beberapa kabupaten tertentu....

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Tradisi adalah adat kebiasaan turun-temurun dari generasi terdahulu atau nenek moyang yang masih dijalankan di tengah-tengah masyarakat tertentu hingga kini. Demikian pula tradisi yang masih melekat di tengah masyarakat Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, yaitu tradisi ‘Makan di Pulau.’ ‘Tradisi Makan di Pulau’ merupakan sebuah tradisi yang memiliki ikatan kental antara manusia, sungai, dan hutan. Pada waktu...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Peran penting seorang perempuan adat di sebuah kenegerian sangat fundamental, jika seorang perempuan tidak berada di hadapan sebuah perhelatan makan secara adat, niscaya acara tidak akan berjalan baik. Di dalam sebuah lembaga kenegerian, perempuan berada di tingkat teratas meskipun bukan pengambil keputusan, namun bisa memberikan masukan atas persoalan yang akan diputuskan oleh pihak laki–laki adat. Perempuan...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] Ada pepatah yang mengatakan ‘’begughu ke hutan, bepedoman ke tanah’’ (hutan tanah adalah sumber pengetahuan dan penghidupan). Apo adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-sehari bekerja mengolah kebun nenasnya demi membantu suami untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat matahari sudah menampakkan terik sinar yang begitu cerah, Apo akan bersiap meninggalkan kebun dan harus pulang ke rumah untuk menyiapkan dan...

Read More

Bahtera Alam, Petapahan – Penyelamatan Hutan Adat Larangan Imbo Putui merupakan upaya mulia dan sangat bermanfaat bagi keseimbangan alam. Ketika langkanya sumberdaya pada saat ini, eksistensi Hutan Adat Larangan bernama Imbo Putui ini menjadi kekuatan baru bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan alam. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas LHK Provinsi Riau Mamun Murod saat mengunjungi Hutan Adat Larangan...

Read More
Riau Potensi Hasilkan Kopi Liberika

Riau Potensi Hasilkan Kopi Liberika


Posted By on Jun 17, 2020

Para penikmat kopi di Indonesia umumnya cuma mengenal dua jenis kopi yaitu Robusta (Coffea robusta) dan Arabika (Coffea arabica). Tetapi ada satu jenis kopi yang belum banyak dikenal dan memiliki cita rasa unik, yaitu kopi Liberika. Sebagai salah satu produsen kopi dunia, Indonesia memang banyak menghasilkan jenis Robusta dan Arabika dan banyak dipasarkan, sementara kopi Liberika pemasarannya belum optimal dan harganya masih mahal,...

Read More

[Oleh : Mu’ammar Hamidy] Siang menjelang sore, Pak Ate kembali berada di atas sampan tuanya, sabar menunggu jaring yang dipasang sejak pagi. Sampan dia kayuh perlahan, mengitari jaring itu. Sedikit terik yang membakar kulitnya yang hitam tidak ia hiraukan. Semangat melautnya masih tinggi, meskipun hasil yang diperoleh tidak seperti ketika 40 – 50 tahun yang lalu. Sambil menunggu jaring, pikirannya terbang ke masa lalu saat...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Masyarakat Hukum Adat di Kekhalifahan Batu Songgan memiliki sebuah kebijakan adat tentang pengelolaan sungai. Sungai oleh Masyarakat Hukum Adat merupakan sebuah bagian dari perjalanan kehidupan, di sungai masyarakat bisa mendapatkan sumber protein, sebagai lalu lintas transportasi, juga sebagai simbol kebesaran adat disamping hutan (Ghimbo). Di bagian aliran sungai tertentu, Masyarakat Hukum Adat memiliki zona...

Read More

[Bagian II – habis] Saat ini petani melakukan aktivitas secara swadaya dan dengan adanya kerjasama ini sudah jelas petani diuntungkan karena otomatis mereka mendapatkan lahan garapan. Janji dari perusahaan apabila demplot ini berlangsung baik, mereka siap untuk menggelontorkan dana CSR, namun mereka ingin melihat bukti dahulu. “Karena ini secara otomatis akan memangkas birokrasi kejadian yang berlalu selama ini di...

Read More

[Bagian I] Hasil Hutan Bukan Kayu atau HHBK dapat berupa gaharu, aren, rotan, pasak bumi, bambu, jelutung, madu, dan banyak lagi. HHBK ini bisa ditemui di hutan seperti di hutan lindung dan konservasi dan boleh dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan dengan tidak merusak ekologi. Di kawasan hutan lindung dan konservasi tetap ada yang namanya HHBK karena itu merupakan habitatnya. “Ada pula HHBK yang berada di...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] – Hutan bagi masyarakat hukum adat merupakan identitas, di hutan mereka menggantungkan hidup, semua kebutuhan sandang dan pangan diperoleh dari hutan. Masyarakat hukum adat memanfaatkan dan mengelola hutan dengan bijaksana dan memegang teguh nilai-nilai budaya di kalangan masyarakat Hukum adat. Di dalam wilayah adat Kenegerian Batu Songgan terdapat SM Bukit Rimbang Bukit Baling, SM Bukit Rimbang Bukit...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] – Di Pesisir Timur Kabupaten Siak, terdapat sebuah kampung yang berada di pinggiran selat (Selat Panjang) dan memiliki sungai yang berhulu ke Danau Zamrud. Kampung ini bernama Sungai Rawa, sebuah kampung yang diliputi oleh hutan mangrove yang cukup luas. Namun, dibalik luasnya hutan mangrove, masyarakat desa menyimpan cerita sedih dan pilu, bagaimana ancaman kerusakan lingkungan menghantui mata pencaharian...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] – Saat itu siang menuju sore, matahari masih terasa terik, Rizuan, seorang pria bertubuh kurus sibuk dengan aktivitas membersihkan rumput ilalang yang tumbuh di barisan pohon nenas yang dirawatnya. Paparan sinar mentari tidak membuatnya berhenti. Baginya mengelola kebun nenas merupakan pekerjaan sampingan untuk menambah income keluarga di samping berprofesi sebagai guru. Bagi sebagian masyarakat Kampung Sungai...

Read More