Berita


[Oleh : Nuskan Syarif – Tulisan 2] Hutan Adat Imbo Putui saat ini semakin dikenal eksistensinya terutama bagi masyarakat Riau, dimulai sejak penyerahan SK yang diserahkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat, 21 Februari 2020 lalu, bersamaan dengan Hutan Adat Ghimbo Boncah Lidah di Kenegerian Kampa. Total ada 2 hutan adat di Riau yang saat ini sudah diakui oleh Negara. Untuk mencapai lokasi hutan larangan ini,...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Kenegerian Petapahan merupakan sebuah kenegerian yang memiliki etnik tersendiri dan dulunya adalah kerajaan besar dan otonom. Kenegerian Petapahan berada di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, kawasannya berada di sepanjang tepi Sungai Tapung Kiri. Di kenegerian ini masih ditemui rumah adat berusia lebih dari 300 tahun yang tetap berdiri kokoh meski sudah dimakan usia. Petapahan memiliki keunikan karya seni rupa...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif – Tulisan 1] Kejayaan masyarakat hukum adat di Indonesia menyimpan sejarah panjang, dan Indonesia lahir dari kerajaan-kerajaan besar yang memiliki kesatuan masyarakat hukum adat di nusantara pada masa lampau. Kerajaan-kerajaan nusantara bergabung dalam bingkai NKRI atas dasar kecintaan yang mendalam, Sejumlah kerajaan bahkan ada menyumbangkan harta kekayaan kepada republik ini. Sejarah mencatat dengan tinta...

Read More

Bahtera Alam, Pekanbaru – Pada 18 Februari hingga 3 Maret 2021, Bahtera Alam, Sawit Watch, dan Peneliti dari IPB mengadakan riset kecil tentang sejarah dan potensi Hutan Adat Imbo Putui. Riset ini bertujuan untuk menggali sejarah Kerajaan Petapahan. Riset juga menggali informasi sejarah budaya masyarakat hukum adat, dan hubungan masyarakat hukum adat Kenegerian Petapahan dengan hutan, sungai, dan alam. Selama riset dilakukan,...

Read More

[Sebuah luaran penelitian suku asli di Desa Jangkang Kabupaten Bengkalis] Tulisan 2 – Struktur masyarakat Suku Akit berbeda dengan struktur masyarakat suku asli lainnya misalnya Suku Sakai. Dalam masyarakat Suku Akit ada pimpinan yang disebut Batin. salah satu peran Batin adalah menikahkan masyarakat Akit yang akan melangsungkan pernikahan. tugas Batin yang lain adalah menyeesaikan konflik yang terjadi antara anggota masyarakat...

Read More

RIAUONLINE, PEKANBARU – Gubernur Riau Syamsuar mengaku sudah lama mendapat laporan terkait kekhawatiran masyarakat adat Suku Sakai soal hutan adat. Salah satunya adanya pembangunan jalan tol dan pengeboran minyak. Hal itu disampaikan Rektor Universitas Lancang Kuning kepadanya usai berjumpa dengan Suku Sakai. “Sebenarnya persoalan hutan adat ini sudah cukup lama. Saya waktu itu setelah tahu permasalahannya, langsung...

Read More

[Sebuah luaran penelitian suku asli di Desa Jangkang Kabupaten Bengkalis] Tulisan 1 – Menurut catatan sejarah, terminologi ‘Akit’ berasal dari kata ‘Rakit.’ Dalam bahasa Melayu Pesisir, vokal huruf ‘r’ tidak begitu jelas diucapkan sehingga kata ‘rakit’ diucapkan ‘akit. Kenapa dinamakan Suku Akit? Faktor penyebabnya adalah karena suku asli menggunakan ‘rakit’...

Read More

[BAHTERA ALAM] Sabtu, 30 Januari 2021, menjadi momen penting bagi Masyarakat Hukum Adat Sakai Bathin Sobanga. Pada hari itu, mereka menyerahkan Dokumen Usulan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat, Wilayah Adat, dan Hutan Adat Suku Sakai Bathin Sobanga dan diterima langsung oleh Gubernur Riau di aula rumah dinas Gubernur Riau, Balai Pelangi. Terwujudnya momen penting ini merupakan langkah awal untuk mendapatkan pengakuan oleh negara,...

Read More

RIAUONLINE, PEKANBARU – Berawal dari niat untuk memberi kepastian hukum bagi masyarakat adat Kampar. Terutama untuk mendapatkan akses pengelolaan sumber daya hutan dan menjadi solusi atas persoalan konflik tenurial yang marak terjadi di wilayah Riau, Sejumlah aktivis lingkungan terdiri atas unsur NGO seperti Bahtera Alam, AMAN Kampar, dan Pelopor, unsur Penyuluh Pertanian dan Hutan serta unsur akademisi menginisiasi sebuah tim...

Read More

Bahtera Alam, Pekanbaru – Suku Sakai merupakan salah satu kelompok Masyarakat Adat di Riau di antara banyak suku-suku lainnya yang tersebar di beberapa wilayah Bumi Lancang Kuning, seperti Suku Bonai, Akit, Anak Rawa, Suku Laut, Petalangan, Duano, Talang Mamak, dan Melayu. Suku Sakai banyak tersebar di wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, dan Rokan Hilir. Pada awalnya Suku Sakai sering disebut dengan suku terasing sebagaimana...

Read More

Pekanbaru, Cakaplah.com – Tokoh-tokoh adat Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mempercepat Surat Keputusan (SK) peta wilayah hutan adat di kampung tersebut. SK tersebut sebagai syarat usulan hutan adat Kampung Penyengat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Dimana saat ini tahapan rencana usulan hutan adat itu mandek di Pemkab Siak. “Kami...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Kerajaan Gasib dahulu berada di Hulu Sungai Jantan (Sungai Siak), Kerajaan Gasib sendiri merupakan kerajaan Hindu/Budha sebelum agama Islam masuk dan menjadi agama kerajaan. Banyak sejarah dan kisah dengan berbagai versi diceritakan oleh masyarakat Kampung Adat Gasib. Konon Kerajaan Gasib yang berdiri pada abad ke 14 dan 15 menjadi penerus Kerajaan Sriwijaya setelah runtuh pada sekitar akhir abad ke 13. Demikian...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Manabok Ikan merupakan tradisi menangkap ikan yang biasa dilakukan oleh anak-anak muda di Kekhalifahan Batu Songgan, khususnya di Kenegerian Batu Songgan. Sebagai tradisi lokal, tidak semua orang bisa melakukannya karena perlu kemampuan khusus dan kebiasaan dalam menangkap ikan berenang liar di aliran Sungai Subayang yang deras. Jenis ikan yang ditangkap adalah beberapa jenis ikan seperti Kulaghi yang terkenal...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Kekhalifahan Batu Songgan memiliki banyak tradisi yang unik dan masih berkekalan hingga saat ini, salah satunya adalah tradisi masakan tradisional. Konon siapa yang sudah pernah mencicipi masakan khas daerah ini, maka akan rindu kembali untuk mencicipinya. Salah satu masakan unik asli tradisi tempatan yang selalu menggugah selera adalah Sambal (Sambegh) Bakacau. Sambagh Bakacau adalah masakan khas masyarakat...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] Kampung Mengkapan adalah kampung tertua di wilayah Kecamatan Sungai Apit , Kabupaten Siak Provinsi Riau. Kampung ini berdiri pada tahun 1911 berkat swadaya masyarakat pada masa itu. Kampung tua ini hampir 70% tanahnya bergambut dan di atas lahan tersebut masyarakat mengelolanya menjadi kebun kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan ekonomi meskipun dalam luas lahan yang terbatas. Bapak Hasan yang ditemui Hasri dari...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Provinsi Riau merupakan pusat kebudayaan dan tradisi melayu dan di beberapa wilayahnya masih ada sejumlah suku asli atau terasing yang dikenal dengan sebutan Komunitas Adat Terpencil (KAT). Di Riau eksistensi komunitas dimaksud dikelompokkan dalam lima (5) suku yaitu Suku Sakai, Suku Talang Mamak, Suku Akit (Suku Asli Anak Rawa), Suku Laut (Duano), dan Suku Bonai yang tersebar di beberapa kabupaten tertentu....

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Tradisi adalah adat kebiasaan turun-temurun dari generasi terdahulu atau nenek moyang yang masih dijalankan di tengah-tengah masyarakat tertentu hingga kini. Demikian pula tradisi yang masih melekat di tengah masyarakat Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, yaitu tradisi ‘Makan di Pulau.’ ‘Tradisi Makan di Pulau’ merupakan sebuah tradisi yang memiliki ikatan kental antara manusia, sungai, dan hutan. Pada waktu...

Read More

[Oleh : Nuskan Syarif] Peran penting seorang perempuan adat di sebuah kenegerian sangat fundamental, jika seorang perempuan tidak berada di hadapan sebuah perhelatan makan secara adat, niscaya acara tidak akan berjalan baik. Di dalam sebuah lembaga kenegerian, perempuan berada di tingkat teratas meskipun bukan pengambil keputusan, namun bisa memberikan masukan atas persoalan yang akan diputuskan oleh pihak laki–laki adat. Perempuan...

Read More

[Oleh : Hasri Dinata] Ada pepatah yang mengatakan ‘’begughu ke hutan, bepedoman ke tanah’’ (hutan tanah adalah sumber pengetahuan dan penghidupan). Apo adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-sehari bekerja mengolah kebun nenasnya demi membantu suami untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat matahari sudah menampakkan terik sinar yang begitu cerah, Apo akan bersiap meninggalkan kebun dan harus pulang ke rumah untuk menyiapkan dan...

Read More

Bahtera Alam, Petapahan – Penyelamatan Hutan Adat Larangan Imbo Putui merupakan upaya mulia dan sangat bermanfaat bagi keseimbangan alam. Ketika langkanya sumberdaya pada saat ini, eksistensi Hutan Adat Larangan bernama Imbo Putui ini menjadi kekuatan baru bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan alam. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas LHK Provinsi Riau Mamun Murod saat mengunjungi Hutan Adat Larangan...

Read More