Berita


Tata Cara Nikah Kawin Suku Asli Anak Rawa Kampung Adat Penyengat

Posted by on 7:30 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Tata Cara Nikah Kawin Suku Asli Anak Rawa Kampung Adat Penyengat

[Oleh : Nuskan Syarif] Provinsi Riau merupakan pusat kebudayaan dan tradisi melayu dan di beberapa wilayahnya masih ada sejumlah suku asli atau terasing yang dikenal dengan sebutan Komunitas Adat Terpencil (KAT). Di Riau eksistensi komunitas dimaksud dikelompokkan dalam lima (5) suku yaitu Suku Sakai, Suku Talang Mamak, Suku Akit (Suku Asli Anak Rawa), Suku Laut (Duano), dan Suku Bonai yang tersebar di beberapa kabupaten tertentu. Komunitas ini banyak yang masih memegang teguh adat istiadat nenek moyang atau tradisi turun temurun seperti...

read more

‘Tradisi Makan Di Pulau,’ Tradisi Unik Makan Bersama

Posted by on 8:22 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

‘Tradisi Makan Di Pulau,’ Tradisi Unik Makan Bersama

[Oleh : Nuskan Syarif] Tradisi adalah adat kebiasaan turun-temurun dari generasi terdahulu atau nenek moyang yang masih dijalankan di tengah-tengah masyarakat tertentu hingga kini. Demikian pula tradisi yang masih melekat di tengah masyarakat Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, yaitu tradisi ‘Makan di Pulau.’ ‘Tradisi Makan di Pulau’ merupakan sebuah tradisi yang memiliki ikatan kental antara manusia, sungai, dan hutan. Pada waktu tertentu, mereka menentukan tempat di sebuah pulau yang ada lubuknya untuk dijadikan lokasi makan bersama. Tradisi...

read more

Eksistensi Perempuan Adat di Kenegerian Batu Songgan

Posted by on 7:27 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Eksistensi Perempuan Adat di Kenegerian Batu Songgan

[Oleh : Nuskan Syarif] Peran penting seorang perempuan adat di sebuah kenegerian sangat fundamental, jika seorang perempuan tidak berada di hadapan sebuah perhelatan makan secara adat, niscaya acara tidak akan berjalan baik. Di dalam sebuah lembaga kenegerian, perempuan berada di tingkat teratas meskipun bukan pengambil keputusan, namun bisa memberikan masukan atas persoalan yang akan diputuskan oleh pihak laki–laki adat. Perempuan dalam masyarakat adat di Kekhalifahan Batu Songgan disebut Siompu. Dahulunya di Kenegerian Batu Songgan –...

read more

Sawit Tidak Lagi Dilirik, Nenas Menjadi Primadona

Posted by on 8:42 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Sawit Tidak Lagi Dilirik, Nenas Menjadi Primadona

[Oleh : Hasri Dinata] Ada pepatah yang mengatakan ‘’begughu ke hutan, bepedoman ke tanah’’ (hutan tanah adalah sumber pengetahuan dan penghidupan). Apo adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-sehari bekerja mengolah kebun nenasnya demi membantu suami untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat matahari sudah menampakkan terik sinar yang begitu cerah, Apo akan bersiap meninggalkan kebun dan harus pulang ke rumah untuk menyiapkan dan memasak makanan bagi keluarganya. Petang itu, sambil meneguk kopi yang dibuatnya, Apo bertutur kepada Hasri...

read more

Kadis LHK Riau Ajak Masyarakat Lestarikan Hutan Adat Imbo Putui

Posted by on 8:39 am in Berita, Featured | 0 comments

Kadis LHK Riau Ajak Masyarakat Lestarikan Hutan Adat Imbo Putui

Bahtera Alam, Petapahan – Penyelamatan Hutan Adat Larangan Imbo Putui merupakan upaya mulia dan sangat bermanfaat bagi keseimbangan alam. Ketika langkanya sumberdaya pada saat ini, eksistensi Hutan Adat Larangan bernama Imbo Putui ini menjadi kekuatan baru bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan alam. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas LHK Provinsi Riau Mamun Murod saat mengunjungi Hutan Adat Larangan Imbo Putui pada Sabtu, 04/07/2020. Dalam kunjungan kerja itu, Mamun Murod juga mengundang Kepala Dinas...

read more

Riau Potensi Hasilkan Kopi Liberika

Posted by on 8:52 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Riau Potensi Hasilkan Kopi Liberika

Para penikmat kopi di Indonesia umumnya cuma mengenal dua jenis kopi yaitu Robusta (Coffea robusta) dan Arabika (Coffea arabica). Tetapi ada satu jenis kopi yang belum banyak dikenal dan memiliki cita rasa unik, yaitu kopi Liberika. Sebagai salah satu produsen kopi dunia, Indonesia memang banyak menghasilkan jenis Robusta dan Arabika dan banyak dipasarkan, sementara kopi Liberika pemasarannya belum optimal dan harganya masih mahal, dan produksinya juga belum tinggi. Kopi jenis Liberika dihasilkan oleh tanaman Coffea liberica. Konon kopi ini...

read more

Laut, Harapan Nelayan Desa Penyengat yang Mulai Sirna

Posted by on 4:00 pm in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Laut, Harapan Nelayan Desa Penyengat yang Mulai Sirna

[Oleh : Mu’ammar Hamidy] Siang menjelang sore, Pak Ate kembali berada di atas sampan tuanya, sabar menunggu jaring yang dipasang sejak pagi. Sampan dia kayuh perlahan, mengitari jaring itu. Sedikit terik yang membakar kulitnya yang hitam tidak ia hiraukan. Semangat melautnya masih tinggi, meskipun hasil yang diperoleh tidak seperti ketika 40 – 50 tahun yang lalu. Sambil menunggu jaring, pikirannya terbang ke masa lalu saat Ate selalu dibawa ayahnya menjaring ikan. Laut adalah harapan bagi masyarakat Desa Penyengat, maka pilihan...

read more

Sungai adalah Urat Nadi Masyarakat Hukum Adat Kenegerian Batu Songgan

Posted by on 2:37 pm in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Sungai adalah Urat Nadi Masyarakat Hukum Adat Kenegerian Batu Songgan

[Oleh : Nuskan Syarif] Masyarakat Hukum Adat di Kekhalifahan Batu Songgan memiliki sebuah kebijakan adat tentang pengelolaan sungai. Sungai oleh Masyarakat Hukum Adat merupakan sebuah bagian dari perjalanan kehidupan, di sungai masyarakat bisa mendapatkan sumber protein, sebagai lalu lintas transportasi, juga sebagai simbol kebesaran adat disamping hutan (Ghimbo). Di bagian aliran sungai tertentu, Masyarakat Hukum Adat memiliki zona terlarang, sebuah zona yang dikhususkan untuk ikan agar bisa berkembang biak dan dipanen pada waktu tertentu....

read more

HHBK Sumber Ekonomi Penting Masyarakat Sekitar HTI [Bagian 2]

Posted by on 10:26 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

HHBK Sumber Ekonomi Penting Masyarakat Sekitar HTI [Bagian 2]

[Bagian II – habis] Saat ini petani melakukan aktivitas secara swadaya dan dengan adanya kerjasama ini sudah jelas petani diuntungkan karena otomatis mereka mendapatkan lahan garapan. Janji dari perusahaan apabila demplot ini berlangsung baik, mereka siap untuk menggelontorkan dana CSR, namun mereka ingin melihat bukti dahulu. “Karena ini secara otomatis akan memangkas birokrasi kejadian yang berlalu selama ini di perusahaan. Ketika masyarakat diberikan CSR jarang betul berkembang dan ada juga berkembang tetapi tidak banyak. Ini...

read more

HHBK Sumber Ekonomi Penting Masyarakat Sekitar HTI [Bagian 1]

Posted by on 6:37 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

HHBK Sumber Ekonomi Penting Masyarakat Sekitar HTI [Bagian 1]

[Bagian I] Hasil Hutan Bukan Kayu atau HHBK dapat berupa gaharu, aren, rotan, pasak bumi, bambu, jelutung, madu, dan banyak lagi. HHBK ini bisa ditemui di hutan seperti di hutan lindung dan konservasi dan boleh dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan dengan tidak merusak ekologi. Di kawasan hutan lindung dan konservasi tetap ada yang namanya HHBK karena itu merupakan habitatnya. “Ada pula HHBK yang berada di dalam kawasan HTI seperti pohon sialang yang tidak boleh ditebang, karena kayunya tetap bagian dari hutan dan...

read more