Mengenal Masyarakat Adat Suku Asli Kebatinan Kerimbang
Sejarah dan Asal Usul Desa Bungur merupakan wilayah komunitas Kebatinan Kerimbang dan merupakan salah satu desa tua di sepanjang bantaran Sungai Sodor, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada masa awal, kawasan ini masih berupa hutan alam yang kemudian dibuka masyarakat secara bertahap untuk perkebunan karet dan kelapa. Nama Bungur dipercaya berasal dari pohon bungur yang tumbuh lebat di hulu Sungai Bemban. Pohon tersebut dikenal karena bunganya mekar sepanjang tahun, sehingga masyarakat menyebutnya Bunguran sebelum nama...
read moreMasyarakat Adat di Riau: Menjaga Hutan, Merawat Sumber Kehidupan, dan Menyerap Karbon
Pengelolaan sumber daya alam berbasis pengetahuan adat membuka peluang bagi masyarakat adat di Riau untuk berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus memperkuat perlindungan wilayah adat dan penghidupan mereka. Bahtera Alam – Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap perubahan iklim, hutan tidak lagi hanya dipandang sebagai kumpulan pepohonan atau sumber bahan baku bagi kebutuhan manusia. Hutan juga memiliki peran penting dalam menyerap karbon dioksida (CO₂) dari atmosfer dan menyimpan karbon dalam batang pohon, akar,...
read moreImbo Putui: Harmoni Adat, Kelestarian Hutan, dan Kemandirian Ekonomi
Bahtera Alam [oleh : Marzuki suparman] -Hutan Adat Imbo Putui memiliki arti penting bagi kehidupan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kenegerian Petapahan, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Hutan seluas sekitar 251 hektare ini bukan sekadar kawasan yang menyimpan kekayaan alam, tetapi juga bagian dari warisan leluhur yang terus dijaga oleh masyarakat. Di dalamnya terdapat nilai-nilai adat, sumber penghidupan, serta kearifan lokal yang menjadi pegangan masyarakat dalam memanfaatkan dan merawat hutan. Bagi mereka, menjaga...
read moreKetika Masyarakat Adat Menjadi Bagian Penting dari Green for Riau
Bahtera Alam – Ketika Riau mulai menempatkan perlindungan hutan, penurunan emisi dan pembangunan rendah karbon dalam satu agenda besar melalui GREEN for Riau (G4RI), ada satu kelompok yang tidak boleh ditempatkan hanya sebagai penerima manfaat di atas kertas: Masyarakat Hukum Adat (MHA). Mereka adalah bagian dari masyarakat yang telah hidup, membangun pengetahuan, serta mengelola ruang hidupnya jauh sebelum istilah ekonomi karbon, REDD+ atau climate action menjadi bahasa kebijakan. Karena itu, ketika pemerintah membangun sebuah skema...
read morePetani Sawit Tuntut Reforma Agraria, Perlindungan Lahan, dan Hilirisasi
BERTUAHPOS.COM — Ratusan perwakilan petani sawit dari berbagai wilayah Indonesia mendesak pemerintah membenahi ketimpangan tata kelola perkebunan sawit lewat tiga tuntutan utama. Yang mereka tuntut adalah reforma agraria, kepastian hukum atas ruang kelola petani, serta hilirisasi yang disertai keadilan harga tandan buah segar (TBS). Desakan itu mengemuka dalam Konferensi Nasional Perkebunan Rakyat II di Jakarta, pada 21 September 2026. Konferensi yang digelar di Kementerian Koperasi tersebut diinisiasi oleh Serikat Petani Indonesia (SPI),...
read moreHutan Adat Imbo Putui Menjadi Ruang Dialog Pemerintah Daerah, Mitra Internasional, dan Masyarakat di Tingkat Tapak
Kunjungan ini menghubungkan pembahasan kesiapan JREDD+ di tingkat kebijakan dengan pengetahuan, praktik, dan aspirasi masyarakat pengelola hutan. Figure 1. Para peserta berfoto bersama di kawasan Hutan Adat Imbo Putui, Kenegerian Petapahan. KAMPAR, 7 September 2026 – Pemerintah, mitra internasional, dan masyarakat pengelola hutan bertemu di Hutan Adat Kenegerian Petapahan yang berada di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dalam rangkaian kunjungan pembelajaran lapangan inisiatif GREEN for Riau. Kegiatan ini menjadi ruang...
read moreGreen For Riau Perkuat Transparansi, Pengaduan, dan Perlindungan Hak Masyarakat
PEKANBARU – Transparansi, perlindungan hak masyarakat, dan pembagian manfaat yang berkeadilan menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan Green For Riau Initiative. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus dalam High Level Meeting Green For Riau Initiative yang berlangsung di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Senin (7/9/2026). Pemprov Riau menilai penguatan tata kelola diperlukan agar setiap aksi penurunan emisi tidak hanya dapat diukur dan dipertanggungjawabkan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan masyarakat adat. Sebagai...
read moreBupati Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA untuk 3 Komunitas Adat
RIAU ONLINE, MERANTI – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Meranti tahun ini memiliki arti tersendiri bagi masyarakat adat. Di tengah pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (MHA) kepada tiga komunitas adat. Ketiga komunitas tersebut adalah MHA Suku Asli Tasik Putri Puyu, MHA Suku Asli Kebatinan Kerimbang, dan MHA Suku Asli Kebatinan Pancur. Penyerahan SK...
read moreDari Ghimbo Pomuan Menumbuhkan Masa Depan
Bahtera Alam, Kampar – Semangat menjaga hutan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat terlihat dalam kegiatan penanaman pohon di Hutan Adat Ghimbo Pomuan, Kenegerian Kampa. Kegiatan yang digelar dalam rangka 81 Aksi Kehutanan ini menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, lembaga pendamping, organisasi nonpemerintah (NGO), dan generasi muda untuk bersama-sama merawat kawasan hutan yang memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat. Bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kenegerian Kampa, hutan bukan sekadar kawasan yang...
read moreGREEN for Riau Dorong Sinkronisasi Peran NGO dalam Skema Karbon dan REDD+ di Riau
green4riau.id, Pekanbaru, 27 April 2026 – Pertemuan ini memperkuat koordinasi antara GREEN for Riau, NGO lokal, dan mitra teknis untuk menyelaraskan pemahaman mengenai skema karbon, REDD+ berbasis yurisdiksi, pembagian manfaat, serta peluang kolaborasi multipihak di Provinsi Riau. GREEN for Riau Initiative memperkuat koordinasi dengan organisasi masyarakat sipil atau NGO melalui pertemuan yang membahas perkembangan implementasi program, mekanisme perdagangan karbon, serta peluang keterlibatan multipihak dalam skema REDD+ berbasis...
read more