Pemkab Meranti Sambut Baik Sosialisasi Identifikasi Masyarakat Hukum Adat
Kabarpesisirnews.com – Selatpanjang Riau. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) bersama organisasi Masyarakat Bahtera Alam menggelar Penguatan Kapasitas Panitia Masyarakat Hukum adat dan Sosialisasi Identifikasi Masyarakat Hukum Adat. Kegiatan yang digelar Selasa (4/6/2024) di Aula Kantor Bupati itu, dibuka oleh Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, Drs. M. Mahdi. “Terima kasih kami ucapkan kepada Masyarakat Bahtera Alam karena telah bekerja sama...
read morePemkab Meranti Bentuk Panitia Pengakuan Masyarakat Hukum Adat
Bahtera Alam, Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki kebanggaan dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) No.1 Tahun 2023 Tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, yang merupakan Perda kabupaten pertama di Riau untuk perlindungan dan pangakuan Masyarakat Adat. Wujud nyata Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap penghormatan Masyarakat Hukum Adat ini harus kita munculkan supaya orang Suku Akit memiliki kehidupan yang setara dengan suku-suku lainnya. Demikian kata Kepala Dinas Pemberdayaan...
read moreDua Komunitas MHA di Kampar Inisiasi Pembentukan Badan Usaha Masyarakat Adat
Bahtera Alam, Kampar – Perkumpulan Bahtera Alam pada Selasa, 28 Mei 2024 mengunjungi Desa Petapahan di Kenegerian Petapahan Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, untuk berdiskusi dengan komunitas Masyarakat Hukum Adat terkait inisiasi pembentukan Badan Usaha Masyarakat Adat (BUMA). Diskusi yang dihadiri oleh Mutohir S.P. (Penyuluh KPH) dan Taufik Hidayat dari KPH Suligi Batu Gajah, Rokan Hulu beserta sejumlah Masyarakat Hukum Adat, bertujuan mewujudkan pengelolaan Hutan Adat berkelanjutan melalul Perhutanan Sosial di Hutan Adat lmbo Putui...
read moreLegenda Kepahlawanan Si Koyan
[Bahtera Alam] Suku Akit di Kepulauan Meranti memiliki catatan sejarah dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Salah seorang tokoh Meranti yang terkenal dengan nama Si Koyan, telah berjuang melawan Belanda pada masa Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir dari Kerajaan Siak. Si Koyan lahir pada tahun 1906 di Kampung Mengkopot. Si Koyan ini berasal dari Suku Akit di Sungai Mandau, sebuah tempat yang terletak antara Gasib dan Siak yang ketika itu disebut termasuk ke dalam Kewedanaan Muara Kelantan. Si Koyan adalah orang kampung, bukan...
read morePerjalanan Mak Okon: Dari Ritual Hingga Penghargaan Budaya
[Oleh : Marzuki] Sembari menikmati kopi yang disajikan oleh Mak Okon di kediamannya, malam itu kami seolah dibawa kembali ke masa silam. Bayangan kenangan Mak Okon yang sudah terbenam dihidupkan kembali lewat kisah-kisah dulu, hingga seakan hadir kembali di depan mata kami. Sebagai seniman tradisional, Mak Okon merajut cerita dari bait-bait kenangan masa lampau, diselingi nyanyian-nyanyian yang menghanyutkan. Tabik encik due sejoli, terbang kemari due sekawan Di mana di matahari, di situ di bulan-bulan Pasang kelong laut Bengkalis, dapat...
read moreHutan Adat Imbo Putui: Hilangnya Ikan Tapah di Kenegerian Petapahan
Riau Online, Pekanbaru – Pepohonan rindang tumbang di hilir sungai Petapahan di dalam Hutan Imbo Putui saat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur Riau hingga Januari 2024. Akar pohon Katuong dan kayu Sendok-sendok enggan menahan bobot pohon kayu setinggi 15 meter akibat banjir dan derasnya aliran air tidak terbendung. Tumbangnya pohon di dalam hutan merupakan hal lazim terjadi. Namun kini, ada faktor lain menyebabkan pepohonan dengan mudah tumbang begitu saja, apalagi jika pohon tersebut berada tepat di...
read moreUpacara Adat Riau, Beragam dan Masih Dilestarikan
Provinsi Riau, yang terletak di pulau Sumatera, memiliki beragam suku dan etnis yang memberikan warna khas pada setiap upacara adat yang diselenggarakan. Upacara adat Riau bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam kehidupan masyarakat. Upacara adat ini menjadi sarana untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, dan memohon perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Ingin tahu apa saja upacara adat Riau yang masih dilestarikan hingga kini? Simak informasinya di bawah ini....
read morePentingnya Dorong Pembentukan Rencana Kelola Perhutanan Sosial di Dua Hutan Adat
Bahtera Alam, Kampar – Perkumpulan Bahtera Alam pada Sabtu, 9 Maret 2024 melakukan kegiatan terkait Perhutanan Sosial sebagai bagian dari kegiatan Proyek Dana TERRA for Customary Forest (TERRA-CF) melalui program BPDLH. Dana TERRA for Customary Forest (TERRA-CF) adalah program BPDLH yang digagas bersama Climate and Land Use Alliance (CLUA) dalam rangka mendukung implementasi program Perhutanan Sosial untuk mewujudkan pengelolaan hutan, tata guna lahan, dan ekosistem yang berkelanjutan. Kegiatan ini menginisiasi Badan Usaha Masyarakat...
read moreSuku Anak Rawa dan Akit Belajar Bela Hak Lewat Hukum dan HAM
Bahtera Alam, Selat Panjang – Masyarakat adat dari Suku Asli Anak Rawa di Kabupaten Siak dan Suku Akit dari Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan terkait hak tenurial atas hutan dan lahan mereka. Perusahaan-perusahaan di sektor hutan telah menguasai hak tenurial tersebut untuk kepentingan penanaman hutan tanaman industri (HTI), menyebabkan sengketa kepemilikan antara masyarakat adat dan pihak perusahaan. Masyarakat adat perlu dibekali dengan pengetahuan tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan instrumen hukum yang relevan agar...
read moreSebuah Panduan : Memperoleh Keadilan Lewat Kerangka Kerja Remediasi FSC
BAHTERA ALAM – FSC (Forest Stewardship Council) merupakan organisasi internasional yang mendorong pengelolaan hutan secara bertanggung jawab melalui standar internasional yang ketat. Organisasi ini memberikan sertifikasi kepada pengelola hutan yang memenuhi standar, membuat produk kayu bersertifikasi FSC lebih diminati di pasar global. Didirikan pada 1993, FSC telah mensertifikasi 160 juta hektar hutan, memasok 8% produk kayu global, terutama diminati di Eropa dan Amerika Utara. Struktur dan Keputusan FSC, dikelola oleh tiga kamar...
read more