Norma Hukum Adat bagi Suku Sakai Bathin Sobanga
[Oleh : Marzuki] – Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman sistem hukum karena masyarakat Indonesia berasal dari berbagai suku, agama, dan ras yang berbeda-beda. Ada beberapa hukum berlaku seperti hukum positif yang ditetapkan oleh negara, hukum agama, dan hukum adat. Namun dalam praktiknya, masyarakat Indonesia masih banyak menerapkan hukum adat dalam kehidupan sehari-hari. Provinsi Riau adalah rumah bagi Suku Melayu Tua (Proto Melayu) yang tersebar dari daratan Riau hingga pesisir. Sebut saja Suku Talang Mamak, Suku...
read morePerempuan Adat Peroleh Inspirasi dari Studi Banding
Bahtera Alam, Pekanbaru – Dalam memberikan inspirasi kepada perempuan adat untuk mengembangkan ide-ide bisnis kreatif dan berkelanjutan yang sesuai dengan kearifan lokal dan nilai-nilai budaya, dan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara perempuan adat dan UMKM yang telah sukses serta menciptakan jejaring yang berkelanjutan untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal, Perkumpulan Bahtera Alam pada Senin, 29 Januari 2024 melakukan studi banding bersama perwakilan komunitas Perempuan Adat di Riau, dengan mengunjungi UMKM yang ada...
read moreOrang Sakai: Asia Pulp and Paper dan Masyarakat Adat Sumatra: Menuju Remediasi?
forestpeoples.org – Penelitian lapangan independen ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan pulp dan kertas di Indonesia perlu menghormati hak adat masyarakat adat untuk dapat bergabung kembali dengan Forest Stewardship Council (FSC). Asia Pulp and Paper (APP), yang merupakan anggota Grup Sinar Mas, adalah salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar di dunia yang beroperasi di tiga benua, tetapi di tahun 2007, perusahaan dikeluarkan dari FSC karena banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan lingkungan, termasuk perampasan...
read morePerempuan Adat Di Riau Dalam Pengelolaan SDA Dan Ekonomi Alternatif
RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pengelolaan sumber daya alam (SDA) di masyarakat adat tidak lepas dari peran perempuan adat di kehidupan. Mereka pada umumnya bergantung pada sumber daya alam seperti hutan, sungai dan lahan pertanian, yang merupakan mata pencaharian dan kebutuhan sehari-hari. Perempuan adat terlibat dalam beragam aktivitas seperti berburu, mengumpulkan tanaman liar dan berkebun. Mereka juga memiliki peran sangat penting dalam pengelolaan SDA, serta berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem lokal, menjaga keberlanjutan...
read morePerempuan Adat Apresiasi Lokakarya Ditaja Bahtera Alam: Kami Dapat Ilmu Baru
RIAU ONLINE, PEKANBARU – Para perempuan adat dari berbagai daerah di Riau mengapresiasi kegiatan seminar dan lokakarya yang ditaja Perkumpulan Bahtera Alam dengan membahas tema “Peran Perempuan Adat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Ekonomi Alternatif.” Kegiatan tersebut didasarkan pada permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan adat. Apalagi peran perempuan adat dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) juga terkait erat dengan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka. “Pelatihan ini sangat...
read moreBahtera Alam Dorong Masyarakat Adat Pahami Hak Tenurial
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Penggiat lingkungan Bahtera Alam memandang perlu tercapainya pemahaman sama dari berbagai pihak tentang hak tenurial. Dengan begitu hak atas tanah, dalam hal mengakses, hak pakai untuk mengelola, eksekusi dan mengalihkannya, dapat dimengerti secara efektif. Hal ini menjadi topik yang dibahas dalam diskusi bertajuk: Hak Tenurial, Masyarakat Hukum Adat pada Kawasan Hutan Tanaman Industri di Riau, pada Rabu, 6 Desember 2023 di Hotel Angkasa Garden, Jalan Setia Budi, Pekanbaru. Sejumlah perwakilan dari masyarakat...
read moreSengketa Tenurial di Riau Dipicu Izin Konsesi, 11 dari 80 Kasus Mendesak untuk Diselesaikan
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Direktur Bahtera Alam, Hari Octavian, menaruh keprihatinan besar terhadap sengketa tenurial di Provinsi Riau. Sengketa ini berpotensi mengikis hak-hak dan penguasaan masyarakat adat terhadap hutan adat yang telah menjadi ladang penghidupan mereka sejak zaman nenek moyang dulu. Menurut data dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), sejak tahun 2020 hingga 2023, telah terjadi 660 letusan konflik agraria di Indonesia. Data ini memperinci bahwa pada tahun 2020, sebanyak 241 konflik muncul, diikuti oleh 207 konflik pada...
read moreAtasi Konflik Lahan, Bahtera Alam Bekali Masyarakat Adat Soal Hak Tenurial
RIAU ONLINE, PEKANBARU – Hutan Tanaman Industri (HTI) milik perusahaan besar saat ini di Riau telah menguasai area tanah/lahan dan hutan yang sangat luas untuk kawasan penanaman akasia. Sayangnya, Masyarakat Adat Riau merasakan dampak negatif dari beroperasinya perusahaan HTI di kawasan tanah/lahan adat dan hutan milik masyarakat adat. Wujud dari persoalan dan masalah ini adalah munculnya konflik dan sengketa tenurial. Hal ini menjadi pembahasan dalam “Diskusi Hak Tenurial Masyarakat Hukum Adat pada Kawasan Hutan Tanaman Industri...
read morePerempuan Adat Perlu Memiliki Keterampilan Advokasi
Bahtera Alam, Pekanbaru – Mengingat pentingnya sumber daya alam seperti hutan dan lahan bagi kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat adat, dominasi perusahaan swasta atas lahan tersebut menimbulkan dampak serius terhadap perempuan adat dan komunitas mereka secara menyeluruh. Dibutuhkan upaya advokasi, reformasi kebijakan, dan penegakan hukum yang lebih kuat untuk memastikan pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak perempuan adat, serta untuk memastikan akses yang adil dan berkelanjutan terhadap sumber daya alam yang menjadi...
read moreBahtera Alam Taja Seminar Advokasi Korban HTI di Riau
Bahtera Alam, Pekanbaru – Isu-isu terkait penguasaan lahan oleh perusahaan HTI dan dampaknya bagi masyarakat adat mungkin kurang dikenal secara luas, sehingga perlu disampaikan dan didiskusikan kepada parapihak dan masyarakat awam untuk meningkatkan kesadaran publik tentang persoalan ini. Demikian ungkap Hasri Dinata pada sela acara Seminar dan Sharing Advokasi Korban Hutan Tanaman Industri di Riau. Sebagai pelaksana kegiatan seminar ini, Hasri menyebutkan bahwa selain berbagi informasi dan pengalaman, kita belajar dari suatu peristiwa...
read more