Bahtera Alam Hadiri Konferensi tentang HAM dan Bisnis di Teluk Subic

Posted By admin on Nov 1, 2019


FILIPINA, BAHTERA ALAM – Perkumpulan Bahtera Alam hadir dalam Konferensi ke-9 tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia diadakan di area Teluk Subic, yang sebelumnya adalah pangkalan militer selama 99 tahun hingga akhir keberadaan mereka pada tahun 1992. Peserta di konferensi ini mewakili Lembaga Hak Asasi Manusia Nasional (NHRI), organisasi masyarakat adat dan organisasi masyarakat sipil.

Harry Oktavian mewakili Bahtera Alam beserta 63 peserta dari 9 negara berkumpul di Teluk Subic, Provinsi Bata’an, Filipina, pada 27-30 Oktober 2019, untuk membahas dan meninjau masalah hak asasi manusia yang berkaitan dengan perluasan investasi dan aktivitas bisnis di Asia.

Konferensi ini diadakan oleh Komisi Hak Asasi Manusia di Filipina (CHRP), Forest Peoples Programme, Asosiasi Filipina untuk Pengembangan Antarbudaya, dan Pusat Internasional Penelitian Kebijakan dan Pendidikan Masyarakat Adat (Tebtebba), dengan dukungan Stockholm Environment Institute, Inisiatif Hak dan Sumber Daya, dan Lembaga Samdhana.

Delegasi pada konferensi regional ke-9 di Asia Tenggara tentang Hak Asasi Manusia dan Bisnis ini mengeluarkan Pernyataan Bata’an, berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam menangani pelanggaran hak asasi manusia terkait bisnis di wilayah tersebut serta menyerukan kepada bisnis dan negara bagian untuk mengatasi pelanggaran-pelanggaran ini termasuk meningkatnya kekerasan dan kriminalisasi yang dihadapi oleh para pembela tanah dan lingkungan.

Artikel lebih lanjut dapat di baca di sini :
http://www.forestpeoples.org/en/lands-forests-territories/news-article/2019/chilling-effect-threats-violence-and-criminalisation

Terjemahan bahasa Indonesia bisa menuju link ini.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *