Berita


Perempuan Adat Perlu Memiliki Keterampilan Advokasi

Posted by on 7:10 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Perempuan Adat Perlu Memiliki Keterampilan Advokasi

Bahtera Alam, Pekanbaru – Mengingat pentingnya sumber daya alam seperti hutan dan lahan bagi kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat adat, dominasi perusahaan swasta atas lahan tersebut menimbulkan dampak serius terhadap perempuan adat dan komunitas mereka secara menyeluruh. Dibutuhkan upaya advokasi, reformasi kebijakan, dan penegakan hukum yang lebih kuat untuk memastikan pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak perempuan adat, serta untuk memastikan akses yang adil dan berkelanjutan terhadap sumber daya alam yang menjadi...

read more

Bahtera Alam Taja Seminar Advokasi Korban HTI di Riau

Posted by on 5:20 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Bahtera Alam Taja Seminar Advokasi Korban HTI di Riau

Bahtera Alam, Pekanbaru – Isu-isu terkait penguasaan lahan oleh perusahaan HTI dan dampaknya bagi masyarakat adat mungkin kurang dikenal secara luas, sehingga perlu disampaikan dan didiskusikan kepada parapihak dan masyarakat awam untuk meningkatkan kesadaran publik tentang persoalan ini. Demikian ungkap Hasri Dinata pada sela acara Seminar dan Sharing Advokasi Korban Hutan Tanaman Industri di Riau. Sebagai pelaksana kegiatan seminar ini, Hasri menyebutkan bahwa selain berbagi informasi dan pengalaman, kita belajar dari suatu peristiwa...

read more

Suku Akit di Mekar Delima Masih Kental Adat Istiadat

Posted by on 8:52 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Suku Akit di Mekar Delima Masih Kental Adat Istiadat

Bahtera Alam, Mekar Delima – Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu kabupaten yang banyak bermukim masyarakat Suku Akit. Berdasarkan sejarah baik dokumen maupun cerita turun temurun dari orang tua terdahulu, masyarakat Suku Akit sudah ada sejak zaman Kerajaan Siak dan tersebar di berbagai wilayah, salah satunya di Pulau Padang. Di pulau ini ada sebuah desa bernama Desa Mekar Delima, dan jumlah masyarakat Suku Akit di sini minoritas, sekira 10 persen saja, tapi uniknya adat istiadat suku Akit cukup kental di dalam keseharian...

read more

Perda Kampung Adat Tunggu Pengakuan

Posted by on 6:31 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Perda Kampung Adat Tunggu Pengakuan

Riau Pos, Siak – Pengakuan negara terhadap hak-hak Masyarakat Hukum Adat melalui sejumlah regulasi, diharapkan dapat segera direalisasikan di tingkat desa atau kampung adat. Sejauh ini, menurut Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Siak Febri Yenni, pihaknya terus menggesa, sebab perihal itu sudah ada di dalam Prolegda. Sementara Prolegda merupakan instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah provinsi atau peraturan daerah kabupaten/kota yang disusun secara terencana, terpadu, dan sistematis. ‘’Kami menggesa...

read more

Pohon Perkebunan di Bentang Alam (TPL) dan Lahan Masyarakat : Dialog TPL di Riau, Indonesia

Posted by on 8:01 am in Berita, Featured | 0 comments

Pohon Perkebunan di Bentang Alam (TPL) dan Lahan Masyarakat : Dialog TPL di Riau, Indonesia

[Oleh : Alex Weyerhaeuser ’23 MEM, Kolega Komunikasi TFD] 12-16 Juni 2023 : The Forests Dialogue (TFD) menyelenggarakan dialog multipihak di bawah inisiatif Pohon Perkebunan di Bentang Alam (Tree Plantations in the Landscape – TPL) di Riau, Indonesia. Inisiatif TPL ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Hutan Tanaman yang Dikelola Secara Intensif (Intensively Managed Planted Forests – IMPF), yang berlangsung dari tahun 2005 hingga 2008, di mana TFD telah mengadakan dialog serupa di Riau pada tahun 2007 yang lalu. Dialog TPL...

read more

Meranti Satu-Satunya Kabupaten di Riau Punya Perda Pengakuan MHA

Posted by on 10:14 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Meranti Satu-Satunya Kabupaten di Riau Punya Perda Pengakuan MHA

Bahtera Alam, Pekanbaru – Meskipun ada regulasi dan undang-undang yang mengakui hak Masyarakat Hukum Adat, implementasinya masih belum optimal, karena banyak kasus di mana hak Masyarakat Hukum Adat dilanggar oleh pihak-pihak yang berkepentingan, tanpa adanya sanksi yang tegas. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pihak terkait perlindungan dan penghormatan hak Masyarakat Hukum Adat. Saat ini dari data yang dikumpulkan oleh Perkumpulan Bahtera Alam, terdapat 17 komunitas/Masyarakat Hukum Adat...

read more

Mamun Murod: LAM Riau Telah Identifikasi Kurang Lebih 200 Masyarakat Hukum Adat dari 5 Suku Besar

Posted by on 8:19 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Mamun Murod: LAM Riau Telah Identifikasi Kurang Lebih 200 Masyarakat Hukum Adat dari 5 Suku Besar

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU – Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau telah melakukan identifikasi terhadap Masyarakat Hukum Adat (MHA) yang ada di Provinsi Riau, diketahui terdapat kurang lebih 200-an MHA yang ada di Riau. “Masyarakat Hukum Adat ini dikelompokkan dalam lima Suku besar yaitu Suku Sakai, Suku Akit, Suku Talang Mamak, Suku Bonai dan Suku Laut (Duano) yang tersebar dibeberapa Kabupaten/kota Provinsi Riau,” kata Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Provinsi Riau, Mamun Murod...

read more

Anyaman Rumbia Suku Akit di Ujung Kepunahan

Posted by on 8:37 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 2 comments

Anyaman Rumbia Suku Akit di Ujung Kepunahan

[Bahtera Alam – Tulisan oleh : Ghulma Lutfi Hanifasyam] Indonesia merupakan negara kepulauan, memiliki ragam suku bangsa dengan kekayaan budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang unik. Salah satu wujud kearifan lokal adalah memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar masyarakat adat secara berkelanjutan. Sejak zaman dahulu masyarakat adat identik dengan keahliannya mengelola sumber daya alam dan mempertahankannya tetap lestari agar bisa terus dimanfaatkan untuk generasi selanjutnya. Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu...

read more

Uniknya Kampung Adat Anak Rawa Penyengat, Hina Agama Denda Rp10 Juta

Posted by on 3:44 am in Berita, Featured | 0 comments

Uniknya Kampung Adat Anak Rawa Penyengat, Hina Agama Denda Rp10 Juta

Siak, IDN Times – Hukum adat sudah jarang sekali terdengar di telinga masyarakat pada umumnya. Ditambah lagi semakin minimnya ruang bagi masyarakat adat di sendi kehidupan sehari-hari. Di Provinsi Riau, Kabupaten Siak, terdapat sebuah Kampung Adat Asli Anak Rawa Penyengat. Di kampung itu hukum adat berdiri tegas di atas segalanya dibanding persoalan hukum agama. 1. Hukum adat bersifat imbauan dan tertulis Ketua Kerapatan Adat Kampung Adat Asli Anak Rawa Penyengat, Alid bercerita, hingga saat ini ia dan masyarakat di kampung itu masih...

read more

Mak Okon dari Suku Akit Pelestari Joget Lambak

Posted by on 4:18 am in Berita, Featured, Pojok Bahtera | 0 comments

Mak Okon dari Suku Akit Pelestari Joget Lambak

[Bahtera Alam, penulis oleh : Selasih] Di dalam komunitas adat, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, tradisi, dan seni tari tradisional. Mereka adalah penjaga kearifan lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikan mereka pilar utama dalam melestarikan warisan budaya yang berharga. Pengetahuan tradisional, cerita leluhur, dan nilai-nilai etika sering disalurkan melalui perempuan adat. Mereka menjadi penjaga cerita-cerita leluhur, menceritakan kisah-kisah yang...

read more