Berita


Wilayah Adat Suku Sakai dan Anak Rawa Penyengat Bernilai Konservasi Tinggi

Posted by on 3:47 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Wilayah Adat Suku Sakai dan Anak Rawa Penyengat Bernilai Konservasi Tinggi

(bentalanews.id) MASYARAKAT adat memiliki pengetahuan dan praktik tradisional dalam mengelola sumber daya alam (SDA) berkelanjutan. Kearifan lokal yang melekat pada tradisi dan budaya, terbukti mampu menjaga kelestarian lingkungan di wilayah adat. Bagi mereka, hutan, sungai dan satwa merupakan sumber kehidupan yang harus selalu dijaga hingga ke anak cucu. Hari ini masyarakat adat mulai menghadapi banyak persoalan dan tantangan dalam mengamankan hak dan menjaga keberlangsungan kehidupan tradisional mereka. Wilayah adat terusik berbagai...

read more

Pemkab Meranti Bentuk Panitia Pengakuan Masyarakat Hukum Adat

Posted by on 3:22 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Pemkab Meranti Bentuk Panitia Pengakuan Masyarakat Hukum Adat

Bahtera Alam, Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki kebanggaan dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) No.1 Tahun 2023 Tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, yang merupakan Perda kabupaten pertama di Riau untuk perlindungan dan pangakuan Masyarakat Adat. Wujud nyata Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap penghormatan Masyarakat Hukum Adat ini harus kita munculkan supaya orang Suku Akit memiliki kehidupan yang setara dengan suku-suku lainnya. Demikian kata Kepala Dinas Pemberdayaan...

read more

Sebuah Panduan : Memperoleh Keadilan Lewat Kerangka Kerja Remediasi FSC

Posted by on 8:13 am in Berita, Featured | 0 comments

Sebuah Panduan : Memperoleh Keadilan Lewat Kerangka Kerja Remediasi FSC

BAHTERA ALAM – FSC (Forest Stewardship Council) merupakan organisasi internasional yang mendorong pengelolaan hutan secara bertanggung jawab melalui standar internasional yang ketat. Organisasi ini memberikan sertifikasi kepada pengelola hutan yang memenuhi standar, membuat produk kayu bersertifikasi FSC lebih diminati di pasar global. Didirikan pada 1993, FSC telah mensertifikasi 160 juta hektar hutan, memasok 8% produk kayu global, terutama diminati di Eropa dan Amerika Utara. Struktur dan Keputusan FSC, dikelola oleh tiga kamar...

read more

Perempuan Adat Peroleh Inspirasi dari Studi Banding

Posted by on 7:47 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Perempuan Adat Peroleh Inspirasi dari Studi Banding

Bahtera Alam, Pekanbaru – Dalam memberikan inspirasi kepada perempuan adat untuk mengembangkan ide-ide bisnis kreatif dan berkelanjutan yang sesuai dengan kearifan lokal dan nilai-nilai budaya, dan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara perempuan adat dan UMKM yang telah sukses serta menciptakan jejaring yang berkelanjutan untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal, Perkumpulan Bahtera Alam pada Senin, 29 Januari 2024 melakukan studi banding bersama perwakilan komunitas Perempuan Adat di Riau, dengan mengunjungi UMKM yang ada...

read more

Orang Sakai: Asia Pulp and Paper dan Masyarakat Adat Sumatra: Menuju Remediasi?

Posted by on 7:10 am in Berita, Featured | 0 comments

Orang Sakai: Asia Pulp and Paper dan Masyarakat Adat Sumatra: Menuju Remediasi?

forestpeoples.org – Penelitian lapangan independen ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan pulp dan kertas di Indonesia perlu menghormati hak adat masyarakat adat untuk dapat bergabung kembali dengan Forest Stewardship Council (FSC). Asia Pulp and Paper (APP), yang merupakan anggota Grup Sinar Mas, adalah salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar di dunia yang beroperasi di tiga benua, tetapi di tahun 2007, perusahaan dikeluarkan dari FSC karena banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan lingkungan, termasuk perampasan...

read more

Perempuan Adat Di Riau Dalam Pengelolaan SDA Dan Ekonomi Alternatif

Posted by on 7:24 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Perempuan Adat Di Riau Dalam Pengelolaan SDA Dan Ekonomi Alternatif

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pengelolaan sumber daya alam (SDA) di masyarakat adat tidak lepas dari peran perempuan adat di kehidupan. Mereka pada umumnya bergantung pada sumber daya alam seperti hutan, sungai dan lahan pertanian, yang merupakan mata pencaharian dan kebutuhan sehari-hari. Perempuan adat terlibat dalam beragam aktivitas seperti berburu, mengumpulkan tanaman liar dan berkebun. Mereka juga memiliki peran sangat penting dalam pengelolaan SDA, serta berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem lokal, menjaga keberlanjutan...

read more

Perempuan Adat Apresiasi Lokakarya Ditaja Bahtera Alam: Kami Dapat Ilmu Baru

Posted by on 7:17 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Perempuan Adat Apresiasi Lokakarya Ditaja Bahtera Alam: Kami Dapat Ilmu Baru

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Para perempuan adat dari berbagai daerah di Riau mengapresiasi kegiatan seminar dan lokakarya yang ditaja Perkumpulan Bahtera Alam dengan membahas tema “Peran Perempuan Adat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Ekonomi Alternatif.” Kegiatan tersebut didasarkan pada permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan adat. Apalagi peran perempuan adat dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) juga terkait erat dengan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka. “Pelatihan ini sangat...

read more

Bahtera Alam Dorong Masyarakat Adat Pahami Hak Tenurial

Posted by on 4:20 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Bahtera Alam Dorong Masyarakat Adat Pahami Hak Tenurial

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Penggiat lingkungan Bahtera Alam memandang perlu tercapainya pemahaman sama dari berbagai pihak tentang hak tenurial. Dengan begitu hak atas tanah, dalam hal mengakses, hak pakai untuk mengelola, eksekusi dan mengalihkannya, dapat dimengerti secara efektif. Hal ini menjadi topik yang dibahas dalam diskusi bertajuk: Hak Tenurial, Masyarakat Hukum Adat pada Kawasan Hutan Tanaman Industri di Riau, pada Rabu, 6 Desember 2023 di Hotel Angkasa Garden, Jalan Setia Budi, Pekanbaru. Sejumlah perwakilan dari masyarakat...

read more

Sengketa Tenurial di Riau Dipicu Izin Konsesi, 11 dari 80 Kasus Mendesak untuk Diselesaikan

Posted by on 3:47 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Sengketa Tenurial di Riau Dipicu Izin Konsesi, 11 dari 80 Kasus Mendesak untuk Diselesaikan

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Direktur Bahtera Alam, Hari Octavian, menaruh keprihatinan besar terhadap sengketa tenurial di Provinsi Riau. Sengketa ini berpotensi mengikis hak-hak dan penguasaan masyarakat adat terhadap hutan adat yang telah menjadi ladang penghidupan mereka sejak zaman nenek moyang dulu. Menurut data dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), sejak tahun 2020 hingga 2023, telah terjadi 660 letusan konflik agraria di Indonesia. Data ini memperinci bahwa pada tahun 2020, sebanyak 241 konflik muncul, diikuti oleh 207 konflik pada...

read more

Atasi Konflik Lahan, Bahtera Alam Bekali Masyarakat Adat Soal Hak Tenurial

Posted by on 3:20 am in Berita, Featured, Kegiatan | 0 comments

Atasi Konflik Lahan, Bahtera Alam Bekali Masyarakat Adat Soal Hak Tenurial

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Hutan Tanaman Industri (HTI) milik perusahaan besar saat ini di Riau telah menguasai area tanah/lahan dan hutan yang sangat luas untuk kawasan penanaman akasia. Sayangnya, Masyarakat Adat Riau merasakan dampak negatif dari beroperasinya perusahaan HTI di kawasan tanah/lahan adat dan hutan milik masyarakat adat. Wujud dari persoalan dan masalah ini adalah munculnya konflik dan sengketa tenurial. Hal ini menjadi pembahasan dalam “Diskusi Hak Tenurial Masyarakat Hukum Adat pada Kawasan Hutan Tanaman Industri...

read more